Ya berbahagialah menjadi wanita, karena sesungguhnya betapa sayangnya Allah Subhanahu Wata’ala terhadap makhluk yang satu ini….

Namun ditengah derasnya arus informasi serta budaya-budaya pemahaman dan pemikiran yang terus menghujam para wanita begitu dahsyatnya, sehingga terkadang lupa bahwa sebenarnya tanpa dipertanyakan pun sejatinya Allah Subhanahu Wata’ala sayang dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pun menganjurkan sekalian makhluk didunia ini untuk menjaga dan memuliakannya. Mungkin apa yang sering digembar-gemborkan oleh “mereka” yang mempertanyakan status dan posisi antara wanita dan pria/laki-laki dibawah ini akan bisa membuka kembali pemahaman yang selama ini mungkin belum banyak diketahui oleh “mereka”

Kaum feminis bilang susah jadi wanita , Lihat saja peraturan dibawah ini :
1. Wanita auratnya lebih susah dijaga berbanding lelaki.
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita saksinya kurang berbanding lelaki.
4. Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki.
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
6. Wanita wajib taat kpd suaminya tetapi suami tak perlu taat pada isterinya.
7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.
8. Wanita kurang dalam beribadat karena masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki. makanya mereka nggak capek-capeknya berpromosi untuk “MEMERDEKAKAN WANITA ISLAM”

Lantas, Pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya) ?

1. Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.
2. Wanita perlu taat kepada suami tetapi lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama dari bapaknya. Bukankah ibu adalah seorang wanita?
3. Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki tetapi harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, manakala lelaki menerima pusaka perlu menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak.
4. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk Allah Subhanahu Wata’ala di mukabumi ini, dan matinya jika karena melahirkan adalah syahid.
5. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita ini: Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya.
6. Manakala seorang wanita pula, tanggungjawab terhadapnya ditanggung oleh 4 org lelaki ini: suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.
7. Seorang wanita boleh memasuki pintu Syurga melalui pintu Syurga yang disukainya cukup dengan 4 syarat saja :

  • shalat 5 waktu,
  • shaum di bulan Ramadhan,
  • taat pada suaminya dan
  • menjaga kehormatannya.

8. Seorang lelaki perlu pergi berjihad fisabilillah tetapi wanita jika taat akan suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya kepada Allah Subhanahu Wata’ala akan turut menerima pahala seperti pahala orang pergi berperang fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Masya Allah… demikian sayangnya Allah Subhanahu Wata’ala pada wanita bukan? Tapi kenapa banyak yang melupakan hal itu?? atau karena kurangnya pemahaman?? semoga informasi ini bermanfaat dan memberikan pencerahan bagi yang belum mengetahui dan kian menguatkan keyakinan bagi yang telah memahaminya… amiin